Panitia Kerja Aset Tanah dan Rumah Dinas TNI

Komisi 1 DPR RI bentuk Panitia Kerja (Panja) aset tanah dan rumah dinas di lingkungan Kementerian Pertahanan / TNI guna cari solusi komprehensif terhadap penyelesaian rumah dinas dan aset tanah.

One comment on “Panitia Kerja Aset Tanah dan Rumah Dinas TNI

  1. Selamat Malam Ibu Paula Sinjal Wakil Rakyat yang saya Hormati ,sesuai moratorium rumah dinas antara kemenhan dan komisi I dpr tentang rumah dinas kenapa kasus pengosongan rumah dinas masih terjadi dan di alami oleh keluarga saya ???
    saya Aga Feto. Cucu dari seorang Pejuang” 45 an.Peltu Marinir (Alm) Achmad NRP. 3602 , dari Resimen 174 Korps Komando Angkatan Laut yang sekarang adalah Marinir, dimana Kakek saya ikut serta dalam berbagai gejolak peristiwa nasional rentan waktu 1945-1975 dan telah menerima beberapa Piagam dari Presiden Soekarno dan Menteri Djuanda di antara nya Perang Gerilya , Trikora,Dwikora, serta peristiwa nasional lainnya,dan sekarang Kakek saya sdh dimakamkan di TMP Kalibata..
    Kakek Saya telah Meninggal Tahun 2001 dan meninggalkan satu rumah yang dibangun dengan biaya sendiri sejak tahun 1974 s/d saat ini yang setiap tahun melakukan kewajiban membayar PBB di atas TANAH KAVLING yang statusnya pun saya tidak paham , apakah tanah milik TNI AL atau hanya penguasaan dan pengawasan TNI Angkatan Laut di komplek TNI AL Kelapa Gading Barat Jakarta Utara yang dulunya adalah Tanah Rawa.

    Setelah 41 tahun menempati ,saat ini Rumah kakek saya yang sekarang ditempati oleh Tante / Anak Kakek saya diminta kembali dengan paksaan dan intimidasi oleh pihak angkatan Laut dari Lantamal III dengan Alasan Karena OrangTua / Kakek saya tersebut sudah Meninggal agar secepatnya hengkang dari Rumah peninggalan yang dibangun di TANAH KAVLING tersebut yang jelas-jelas bukan RUMDIS dengan alasan banyak Prajurit Aktif yang belum mempunyai Rumah Dinas.padahal di komplek kami tersebut banyak Rumdis yang dibangun dengan biaya negara dan sudah di pugar tidak sesuai dengan bentuk aslinya yang dimiliki Mantan Petinggi2 dari PATI,PAMEN,BINTARA Angkatan Laut yang Notabene Sudah Pensiun tapi kenapa yang hanya Tanah Kavling yang di usik.khususnya yang orang tuanya sudah Meninggal

    Yang mau saya tanyakan,

    1.Yang dimaksud Rumah Dinas itu seperti apa ya ?
    2.Apakah Rumah Kakek saya tersebut termasuk Rumah Dinas ?
    3.Bolehkah Pihak Angkatan Laut ( Lantamal III ) mematok Harga Jual Rumah kavling Kakek saya dan warga lainnya tersebut secara sepihak tanpa memprtimbangkan berapa biaya yang sudah dikeluarkan untuk membangun rumah tersebut tanpa harus adanya kesepakatan ?
    4.Apakah TNI atau Negara tidak punya pertimbangan khusus untuk Rumah atau Bangunan Mantan Pejuang”45 anak serta generasinya tanpa kecuali jika memang undang undang mengharuskan kami harus meninggalkan Rumah Kakek saya tersebut ?
    5.Apakah saat ini Negara sudah tidak menghargai Jasa Para pahlawan nya ?
    6.Untuk apa kita merayakan Hari Pahlawan setiap tgl.10 November ?

    Demikian dari saya, saya memohon dengan sangat dapat jawaban yang dapat menentramkan dan menenangkan hati saya dan warga Komplek TNI AL Kelapa Gading Barat, khususnya pemilik Rumah dan Bangunan di atas Tanah Kavling tersebut.
    Atas perhatian Ibu Wakil Rakyat Yang Terhormat saya Ucapkan Banyak Terimaksih..wssllm

    Aga Feto
    081384113200

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s