Komisi II DPR-RI Kunjungi Kota Bunga Tomohon

Kunjungan Komisi II DPR RI ke Kota Tomohon/Sumber Foto Istimewa

TOMOHON – Kota Tomohon memiliki daya tarik tersendiri bagi lokasi kunjungan baik untuk kunjungan wisata maupun Kunjungan kerja. Dan hari ini Pemerintah Kota Tomohon menerima kunjungan kehormatan dari 21 anggota komisi II DPR RI yang di ketuai Drs Agun Gunanjar Sudarsa Bcip MSi didampingi anggota DPR-RI asal Sulut Paula Sinjal SH MSi.

Komisi ini membidangi 12 bidang di antaranya bidang pemerintahan, pertanahan dan kependudukan.
Dalam kunjungannya di Kota Bunga, rombongan diterima oleh jajaran Pemerintah Kota Tomohon yang dipimpim oleh Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak, Ketua DPRD Andy R Sengkey SE bersama Sekretaris Daerah Kota Tomohon Drs Arnold Poli SH MAP dan seluruh pejabat eselon II.

Acara diawali dengan doa oleh Ir Miky J Wenur selaku Dirut PD Pasar. Sedangkan maksud kunjungan ini yaitu untuk memperoleh masukan dalam Reses Masa Peridangan III Tahun Sidang 2011-2012 pada tanggal 16-18 April di Sulawesi Utara termasuk Kota Tomohon.

Dalam sambutannya, Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak menyampaikan keadaan umum Kota Tomohon yang di dalamnya yaitu potensi wisata dan potensi investasi di Kota Tomohon sekaligus memaparkan tentang rencana pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) yang akan dilaksanakan 8-12 Agustus 2012.

Eman mengajak para anggota DPR- RI untuk mempromosikan dan mengikuti iven pariwisata TIFF 2012 ini. Walikota juga menjelaskan mengenai status gunung lokon yang pada level 3.

Pada kunjungan ini juga, Lomisi II DPR- RI mengajukan daftar pertanyaan tentang penyelenggaraan pemerintahan daerah yang mencakup semua aktivitas yang terkait dengan semua pelayanan publik, reformasi birokrasi dan kepegawaian.

Dan semua jawaban atas pertanyaan ini telah dituangkan dalam Buku Daftar Pertanyaan Komisi II DPR RI Dalam Rangka Kunjungan Kerja ke Kota Tomohon yang diserahkan Walikota pada acara tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua Lomisi II DPR-RI Drs Agun Gunanjar Sudarsa Bcip MSi mengatakan bahwa pertemuan ini sangat penting. Ia juga menyentil tentang undang-undang aparatur sipil daerah seperti perlakuan yang sama antar lembaga kementerian dan lembaga yang menjadi sorotan tajam dalam setiap kegiatan. Begitu juga dengan program E-KTP diupayakan selesai pada tahun 2012 dan mulai 1 Januari 2013 mulai diberlakukan.

‘’Untuk honor daerah, pemasukan data harus lengkap dan tidak membengkak sehingga tidak menyulitkan dalam prosesnya. Banyak daerah yang mengajukan honorer daerah jumlahnya terus membangkak ,’’ tukas Gunanjar. [Sumber : Manado Today]

Berita terkait : Komisi II DPR RI Kunjungi Tomohon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s