AU: Bangunlah Apresiasi terhadap Prestasi

Jakarta – Ketua Umum DPP Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum menyatakan pemberian penghargaan Man of The Year 2010 Kategori The Guard of Integrity dari Website Rakyat Merdeka On Line (RMOL) kepadanya merupakan wujud dari  budaya membangun apresiasi pada prestasi. Penghargaan kepada Anas diberikan dalam acara yang berlangsung di Jakarta Media Center, Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis 27 Januari 2010 malam.

“Membangun budaya apresiasi merupakan hal penting. Saya tidak yakin budaya apresiasi bisa tumbuh dengan sendirinya tanpa dibangun. Budaya apresiasi harus secara sistematik dan sadar dibangun.  Dalam konteks ini, saya memberikan apresiasi karena RMOL telah membangun budaya apresiasi dengan memberikan penghargaan  Man of The Year 2010 kepada beberapa individu,” kata Anas Urbaningrum saat memberikan orasi budaya pada acara pemberian penghargaan tersebut.

Anas Urbaningrum menyatakan, penghargaan yang diberikan RMOL merupakan apresiasi untuk membangun budaya bangsa.  Apresiasi dalam konteks kebudayaan dan peradaban adalah hal penting  karena berbasis pada rasa hormat, menghargai prestasi. Kebudayaan yang penting bagi sebuah bangsa.

Anas Urbaningrum mengingatkan, budaya apreasiasi di kalangan banga Indonesia masih sangat kurang. Padahal apresiasi  bisa membangun energi kultural bagi sebuah bangsa hingga menumbuhkembangkan prestasi di berbagai bidang kehidupan. Tumbuhnya prestasi di berbagai bidang adalah harkat martabat sebuah bangsa.

Anas menegaskan, budaya apresiasi (penghargaan) hanya bisa berdiri dengan berdasar pada trust (rasa percaya). Tidak mungkin ada penghargaan terhadap orang tertentu tanpa rasa percaya.

“Kita kekurangan tradisi trust. Kekurangan tradisi saling percaya. Akibatnya, hal-hal kecil menjadi besar. Tidak ada persoalan dianggap ada persoalan. Energi terkuras untuk hal-hal tidak perlu,” kata Anas mengingatkan besarnya dampak  negatif akibat tiadanya rasa percaya.

Anas memaparkan, sebuah bangsa membutuhkan rasa saling percaya jika ingin membangun. Trust merupakan ikatan mentalitas dalam sebuah bangsa. Tidak pernah ada sebuah sistem yang membangun peradaban tanpa trust. Bahkan ikatan persaudaraan dan kekeluargaan yang penting bagi sebuah bangsa pasti berantakan tanpa adanya trust.

Sumber: www.demokrat.or.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s