Presiden Tegaskan Dunia Masih Butuh MDG’s

Presiden SBY

Presiden mengatakan, kerangka kerja MDG’s yang akan berakhir tahun 2015 perlu dilanjutkan/Sumber Foto Istimewa

JAKARTA – PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono kembali menegaskan bahwa masyarakat dunia masih membutuhkan rencana aksi tujuan pembangunan millenium (Millenium Development Goals) untuk menghapuskan kemiskinan. Oleh karena itu, kerangka kerja MDG’s yang akan berakhir tahun 2015 perlu dilanjutkan.

Demikian disampaikan Presiden SBY saat meresmikan acara pembukaan Konsultasi Tematik Global untuk Pengurangan Risiko Bencana (Global Thematic Consultation on Disaster Risk Reduction and The Post-2015 Development Agenda) di Istana Negara, Selasa (19/2).

Presiden SBY menuturkan, agenda MDG’s yang saat ini masih berlaku khususnya terkait pengentasan kemiskinan tetap harus termaktub dalam tujuan pembangunan millenium pasca 2015. Agenda pengganti MDG’s juga harus merespon tantangan baru yang dihadapi masyarakat global.

Menurut Presiden SBY, kerangka kerja pengganti MDG’s dirancang bukan cuma untuk mengentaskan kemiskinan. Ada beberapa tujuan lainnya yakni mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan berkelanjutan, pembangunan yang memperhatikan kelestarian lingkungan, serta meningkatkan kemitraan antara pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

“Agenda akhirnya harus mengarah pada pencapaian suatu tingkat kemiskinan nol global pada pertengahan abad ke-21,” ujar SBY yang menjabat sebagai salah satu ketua panel (co-chair) dalam forum High Level Panel of Eminent Persons on Post-2015 Development Agenda. Dalam pidatonya, Presiden SBY juga menekankan pentingnya penanggulangan resiko bencana dalam agenda MDG’s.

Pasalnya, masa depan agenda pembangunan pasca 2015 rentan dengan ancaman bencana alam. Tanpa ketahanan bencana yang kuat maka tujuan pembangunan dipastikan tidak tercapai. Oleh karena itu, sambung Presiden, Indonesia telah mencantumkan program penanggulangan resiko bencana dalam rencana aksi nasional. Upaya ini juga sejalan dengan Kerangka Kerja Aksi Hyogo.

Presiden SBY menyambut baik pelaksanaan Konsultasi Tematik Global untuk Pengurangan Risiko Bencana yang diselenggarakan di Jakarta. SBY berharap forum konsultasi ini bisa menghasilkan masukan yang berguna dalam upaya perumusan agenda tujuan pembangunan pasca 2015. “Semoga hasil konsultasi ini membawa manfaat bagi usaha kami dalam memetakan agenda pembangunan pasca 2015,” ujar SBY.

Forum Konsultasi Tematik Global untuk Pengurangan Risiko Bencana diprakarsai oleh Komite Nasional Indonesia untuk Agenda Pembangunan Pasca 2015. Acara diskusi dilangsungkan selama dua hari dan dihadiri oleh 50 ahli penanganan bencana dari seluruh dunia. Acara pembukaan forum diskusi ini ikut dihadiri oleh Asisten Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa dan Direktur UNDP Biro Pencegahan Konflik dan Pemulihan, Jordan Ryan.

Turut hadir Ketua Komite Nasional Indonesia untuk Agenda Pembangunan Pasca 2015 Kuntoro Mangkusubroto, Kepala BNPB Syamsul Maarif, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendagri Gamawan Fauzi, Menlu Marty Natalegwa, Menkes Nafsiah Mboi, dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono.

Sumber : Jurnal Nasional

By Paula Sinjal Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s