Panja RUU Ormas DPR RI Dapat Masukan Berharga di Sulut

Tim Panja DPR RI berfoto bersama civitas akademika di Sulawesi Utara/Sumber Foto Istimewa

MANADO – Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-undang Organisasi Masyarakat (RUU Ormas) DPR RI, Kamis 13 September dari pagi hingga sore tadi menyerap aspirasi dan masukan terkait dengan RUU yang kini sementara mereka godok.

Panja yang terdiri dari Ketua Panja Abdul Malik Haramain, Wakil Ketua Deding Ishak dan anggota, Paula Sinjal, Eddy Sadeli, Indra, Achmad Rubaie dan Sumarjati Arjoso ini mengunjungi tiga lokasi, masing-masing di ruang Mapaluse Kantor Gubernur Sulawesi Utara, ruang Rektorat Universitas Sam Ratulangi dan terakhir di kantor Kesbangpol Sulawesi Utara.
Dalam ketiga kunjungan tersebut panja mengaku mendapatkan masukan berharga dari Sulawesi Utara terkait dengan RUU Organisasi kemasyarakatan ini. Maklum saja, di tiga tempat ini, para anggota Panja mendapatkan masukan dari unsur muspida (kantor Gubernur), dosen dan mahasiswa seluruh universitas di Sulawesi Utara, serta sejumlah LSM dan Ormas yang ditemui di kantor Kesbangpol.
Beberapa masukan yang perlu dicatat terkait dengan RUU ini menurut anggota Panja asal Fraksi Demokrat dan utusan Sulawesi Utara Paula Sinjal, terkait masih adanya pasal-pasal yang tumpang tindih antara satu sama lain.
“Seperti pasal mengenai keuangan dimana ada pasal yang melarang bantuan atau memberikan bantuan kepada pihak asing. Tetapi di pasal yang lain ada tercantum jika anggaran Ormas dan LSM berasal dari anggaran asing. Ini yang perlu kita perhatikan pasal per pasal,” kata Sinjal.
Lain lagi dengan anggota Panja lainnya Indra SH dari Partai Keadilan Sejahtera. Dalam temu dengan LSM dan Ormas, Indra sempat memberikan 4 pertanyaan kepada Ormas, yang salah satunya dan menjadi poin penting adalah terkait dengan azas Ormas yang dalam RUU tercantum harus berlandaskan Pancasila.
“Ini masih sekadar masukan. Jadi saya dan tentunya Panja mendapatkan masukan yang berharga terkait dengan pasal mengenasi asas ini,” kata Indra kepada sejumlah Ormas dan LSM yang hadir ikut dalam diskusi.
Ketua Panja RUU asal Fraksi PKB Abdul Malik Haramain dan Wakil Ketua Panja asal Fraksi Golkar Deding Ishak sendiri mengatakan, jika tim ini masih akan menyerap sejumlah aspirasi masyarakat di seluruh Indonesia untuk menyelesaikan pembahasan RUU yang sudah cukup lama dilakukan.
“Kami sudah 5 kali masa sidang tetapi untuk RUU ini kita belum selesaikan karena masih perlu banyak direvisi lagi. Makanya kita mau masukan dari seluruh elemen masyarakat,” kata Deding Ishak.
Sementara itu, Paula Sinjal, Anggota Panja yang merupakan utusan Sulawesi Utara mengaku sangat bangga dengan masyarakat di Sulawesi Utara yang sangat membantu dengan masukan-masukan yang diberikan mereka.
“Apalagi kita diterima dengan baik di semua tempat yang kita kunjungi. Ini cukup membanggakan,” kata Sinjal kepada beritakawanua.com
By Paula Sinjal Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s