Paula Sinjal Bangga Dikaruniai Carmelia – Bethelia

MANADO – Paula Sinjal bersyukur sekaligus bangga dikaruniai dua buah hati, Carmelia (20) dan Bethelia (7) yang sangat paham pada profesi ibu mereka. Aktivitas super padat Paula sebagai anggota DPR RI tak pernah berujung komplain dari anak.

“Justru mereka sangat mendukung. Sebab, sebelum saya mencalonkan diri, saya minta restu keluarga, termasuk anak-anak. Ternyata mereka mendukung profesi saya dan itu ada sampai detik ini,” katanya.

Sering pulang larut malam, jam kerja tak terbatas laiknya profesi lain, tak membuat Paula diprotes anak-anak. “Saya melihat, mereka berdua belajar memahami, oh begini ternyata profesi ibunya. Mereka sangat memahami. Secara tak langsung, ini pendidikan politik bagi anak saya,” katanya.

Berbagi cerita, Paula menceritakan sebesar apa perhatian Carmelia dan Bethelia padanya. Saat Paula harus berkutat dengan ketatnya rapat terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Senayan penghujung Maret lalu, anak-anak selalu menelpon menanyakan keadaan.  “Mereka selalu pantau dari televisi dan telepon, tanya, mama bagaimana di sana, baik-baik saja kan?” katanya.

Dua buah hati Paula ini cemas. Sebab aksi anarkis ribuan massa berdemo menolak rencana kenaikan BBM  di luar gedung DPR ditayangkan di layar kaca. Carmelia dan Bethelia terus memantau dari depan televisi. Khawatir keadaan ibunya yang sedang bersidang.  “Mereka tak bisa tidur, tunggu saya pulang. Telpon terus dan bilang aksi massa anarkis, merusak pagar kompleks DPR, dan lain-lain. Mereka baru tidur setelah saya pulang,” urainya.

Sebagai politisi super sibuk, tak membuat Paula abai pada tugas utamanya, sebagai ibu. “Selalu ada waktu untuk mereka. Karena jam kerja saya tak menentu, Minggu saja harus masuk karena ada pelatihan. Makanya, setiap ada waktu, tak ada persidangan, agenda komisi dan fraksi, saya dengan Carmelia dan Bethel,” katanya.

Sebagai legislator perempuan, Paula tak pernah terlibat ‘konflik’ serius dengan sesama anggota DPR RI laki-laki. Apakah sesama anggota komisi, rekan di fraksi maupun mitra kerja. Ia selalu menanamkan prinsip, nilai-nilai persahabatan itu begitu penting dalam profesi. “Hubungan relasi dengan siapa saja itu selalu saya jaga,” katanya.

Namun, menyangkut hal prinsip dan tuntutan pekerjaan membuat Paula rela terlibat konflik. Ia mencontohkan, pernah berdebat keras dengan Ketua KPU soal mafia pemilu dalam rapat dengar pendapat.  “Saya berdebat keras dengan beliau karena apa yang saya perjuangkan soal prinsip, kebenaran dan itu tugas utama saya. Ya. itu tuntutan profesi, kapan kita harus bicara keras, berdebat, dan terlibat adu argumen. Tapi syukur masing-masing bisa memahami dan melihat dari sisi bahwa kita itu menjalankan tugas. Saling memahami itu yang terutama,” katanya.

Sumber : manadotribun.com

Advertisements
By Paula Sinjal Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s