Komisi II Usul Metode Rekrutmennya Diperbaiki : “Kompetensi PNS Sangat Minim..”

Paula Sinjal/Sumber Foto Koleksi Pribadi

JAKARTA – REKRUTMEN Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus bebas dari berbagaio macam pungutan uang. Untuk mencegah terjadinya praktek jual beli kursi PNS, Pemerintah diminta memperbaiki tata cara rekrutmen PNS. Rekrutmen PNS yang buruk berdampak pada pelayanan publik yang buruk juga.

“Sudah saatnya rekrutmen PNS kita kita bebas dari biaya apapun. Harus ada perbaikan dalam dalam rekrutmen ini,” kata anggota Komisi II DPRRI, Paula Sinjal di Kompleks Parlemen, senayan kemarin.

Anggota Komisi Aparatur Negara DPR ini mengatakan, buruknya rekrutmen PNS berdampak buruk juga pada layanan publik. Soalnya, PNS merupakan Subyek penggerak roda pemerintahan di seluruh wilayah Indonesia.

“Kurang baiknya pelayanan publik, disebabkan tingkat kompetensi yang dimiliki PNS di negeri ini sangat minim,” ujarnya.

Dijelaskannya, data rilis Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi pada awal tahun ini menunjukkan, 95 persen pelayan publik Indonesia (PNS) tidak memiliki kompetensi. Kata dia, hal tersebut sangat memperihatinkan.

“Ini sangat ironis, mengingat APBN kita sebagian besar untuk belanja pegawai. Seharusnya ketika gaji dan kompensasi yang didapat PNS tinggi, maka kerja dan layanan publik juga harus berbanding lurus dengan gajinya tersebut,” katanya.

Paula mengingatkan, program Kementerian PAN & Reformasi Birokrasi dua tahun kedepan yang menargetkan melakukan pendidikan dan pelatihan sejuta PNS, tidak boleh sebatas formalitas.

“Berbicara tentang Pendidikan dan latihan bagi PNS, sebenarnya program ini sudah lama ada, bahkan ini dijadikan prasyarat untuk mendapatkan kenaikan pangkat, namun dalam pelaksanaannya masih terkesan formalitas,” katanya.

Agar keberadaan PNS sebagai abdi negara bisa profesional dan berkualitas, lanjut Paula, perlu dilakukan dua pendekatan. Pertama perlu ada pembenahan pola rekrutmen yang harus bersih dari pungutan. Kedua, perlu peningkatan pelatihan yang kontinyu dengan didasarkan pada pendidikan dan latihan yang mengajarkan profesionalisme abdi negara yang bersih dari pungutan juga. [Sumber: Rakyat Merdeka]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s