Paula Sinjal: Perempuan Sulut Jauh Lebih di Atas

Paula Sinjal, SH.,M.Si./Sumber Foto Koleksi Pribadi

MANADO – Anggota DPR RI asal Sulut, Paula Sinjal SH M.Si. menilai, perempuan Sulut punya kemampuan lebih jika dibandingkan perempuan dari daerah lain di Indonesia. Alasannya, karena tipikal pekerja keras dan jujur, perempuan Sulut mampu menggenggam posisi strategis di berbagai bidang kehidupan.

“Perempuan Sulut itu, bisa dibilang ‘di atas laki-laki,’ karena bisa berperan di banyak bidang. Perempuan Sulut pekerja keras dan jujur. Ia berkata apa adanya. Semisal jika ia tak bisa menjalani profesi tertentu, ia pasti bilang, saya tak bisa melakukan pekerjaan ini,” kata legislator Partai Demokrat ini kepada Tribun Manado, Jumat (20/04/12).

Ia memberi contoh, wakil Sulut di DPR RI, perempuannya tiga orang. Sedangkan di daerah, lebih jelas. Perempuan ‘terdistribusi’ lebih banyak di jabatan sentral. Ada dua bupati, dan DPRD provinsi dan kabupaten kota, pasti ada perempuan. “Dibanding daerah lain di Indonesia, perempuan Sulut jauh di atas jika dilihat dari berbagai sudut,” jelasnya.

Katanya, perempuan Sulut berbicara soal peranannya sudah ada sejak dulu. Ia menyebut pahlawan nasional Maria Walanda Maramis dan Yohana Tumbuan. “Bisa dibilang, arah perjuangan Walanda Maramis tak sekadar melepaskan kungkungan di rumah pada perempuan. Perjuangannya menyasar semua sektor, bagaimana perempuan bisa berbuat di bidang pendidikan, ekonomi, politik dan kemasyarakatan. Namun ia meletakkan dasarnya di pendidikan,” katanya.

Bicara soal karirnya, Sinjal yang matang sebagai aktivis pergerakan perempuan mengaku bersyukur atas kepercayaan masyarakat Sulut. “Saya bersyukur atas kepercayaan masyarakat Sulut yang menaruh harapan ke saya sebagai penyambung lidah mereka di pusat. Berkat ini juga amanah yang harus saya pertangungjawabkan. Sebab tak semua orang bisa mendapat kepercayaan ini,” katanya.

Ia menegaskan, masyarakat yang berhak memberikan penilaian sejauh mana prestasi dan kiprahnya sebagai wakil rakyat di DPR RI. Ia berharap, semua yang dikerjakan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Saya ini mengemban amanat. Silahkan masyarakat yang menilai. Sebab mereka yang melihat, merasakan dan bisa menilai prestasi seorang Paula Sinjal seperti apa. Tidak mungkin kan saya bilang ini lho, prestasi saya, he…he..he,” katanya.

Paula menilai, semangat Walanda Maramis dan RA Kartini wajib terus dibawa segenap perempuan Sulut dari zaman ke zaman. Semangat dimaksud, kehendak untuk terus berjuang mencapai yang lebih baik. Tidak dianggap sebelah mata. Konkretnya perempuan Sulut harus berbuat yang terbaik di posisi dan tanggungjawab masing-masing.

“Perempuan itu dilahirkan tak pasif dan punya hak sama. Maksud saya berbuat yang terbaik bukan berarti harus jadi anggota DPR, pejabat. Apapun dia, ibu rumah tangga, pedagang, dan profesi lainnya, bergerak, berbuat berdayagunakan segala potensi, tentu saja harus sesuai norma moral dan etika,” katanya.

Secara khusus ia prihatin soal human trafficking yang lebih banyak mengorbankan perempuan. Kata dia persoalan ini bukan baru sekarang. Satu hal ditegaskan, persoalan trafficking bukan tanggungjawab pemerintah saja. Kuncinya, kata dia, ada di rumah tangga dan seorang perempuan (ibu) adalah penentu utama.

“Makanya selalu saya tegaskan, guru paling pertama yang memberikan pendidikan pertama kepada anak ialah ibu. Makanya setinggi apapun jabatan karir dan profesi seorang perempuan, jangan lupakan kodratnya, sebagai ibu pengasuh anak-anak. Kunci kesuksesan anak di situ,” jelasnya.

Ia berharap, perempuan di Sulut berprestasi lebih tinggi. Satu harapannya perempuan Sulut bisa meraih lebih banyak kesempatan di posisi strategis. Apakah di Sulut maupun tingkat nasional. “Impian saya, perempuan Sulut harus ‘di atas.’ Sebab apa, tokoh perempuan di tingkat nasional sangat kurang. Contohnya representasi di DPR RI, minim. Kita (perempuan) harus pergunakan setiap kesempatan yang ada,” kunci Paula. [Sumber : Tribun Manado]

By Paula Sinjal Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s