Penerimaan PNS Harusnya Dilakukan Sesuai Kebutuhan

Ganjar Pranowo / Sumber foto Istimewa

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi II DPR, Ganjar Pranowo mengatakan, pemerintah perlu melakukan pendataan Pegawai Negeri Sipil (PNS) diseluruh Indonesia. Kemudian, penerimaan PNS hanya dilakukan sesuai kebutuhan. “Terakhir, PNS yang ada, mesti direalokasi dan redistribusi,” kata Ganjar kepada SP, di Jakarta, Selasa (28/2).

Dia meyatakan, moratorium PNS yang dilakukan pemerintah cukup efektif untuk membangun dan meningkatkan birokrasi. “Kebijakan itu cukup efektif. Cuma tidak bisa dilakukan untuk semua posisi atau jabatan. Kita masih membutuhkan, guru dan tenaga medis,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut berpendapat, kinerja birokrasi memang lamban dan jauh dari efisien. Pengangkatan pegawai honorer menjadi PNS bisa memacu efektivitas dan efisiensi birokrasi.

“Kalau mau, angkat saja pegawai honorer yang ada. Tinggal bagaimana penilaian jabatan. Dorong saja pada tingkat kompetensi yang tinggi. Kalau penilaian gagal, maka tinggal dipecat saja. Minimal itu akan mendorong daya saing yang tinggi,” kata Ganjar.

Dia menuturkan, faktor distribusi PNS, masih menjadi masalah. Padahal, tingkat kebutuhan PNS dibandingkan dengan pelayanan sudah cukup baik. “Problem kita hanya di distribusi. Masih banyak daerah yang mengalami kekurangan PNS. Apalagi kalau kita bicara daerah pemerkaran,” ucapnya.

Paula Sinjal / Sumber Foto Koleksi Pribadi

PribadiSecara terpisah, anggota Komisi II Fraksi Partai Demokrat (PD), Paula Sinjal mengatakan, kebijakan moratorium Pegawai Negeri Sipil (PNS) perlu dilanjutkan. Namun, moratorium tersebut tentu tidak dilakukan secara menyeluruh.

“Moratorium PNS akan dilanjutkan, nanti dirapatkan lagi antara Komisi II dan pihak pemerintah. PNS yang direkrut hanya yang benar-benar dibutuhkan,” kata Paula.

Menurut Paula, kebijakan moratorium masih lebih efektif ketimbang mengurangi jumlah PNS. “Kalau PNS dikurangi agak sulit. Salah satunya karena masih ada pegawai honorer yang belum diangkat,” ujar Paula.

Ditambahkannya, untuk mengatasi kinerja birokrasi yang lamban, PNS seharusnya lebih bisa diberdayakan. “Jam kerja mesti diefektifkan, begitu juga dengan optimalisasi program pemerintah,” tandas Paula. [Sumber :suarapembaruan]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s