Panja Sepakati Perhitungan Suara Habis di Dapil

Sumber Foto Istimewa

JAKARTA – Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) menyepakati perhitungan suara hasil Pemilu 2014 mendatang dihabiskan di daerah pemilihan (dapil).

Dengan demikian, tidak ada lagi sisa suara yang akan ditarik ke provinsi untuk kemudian dihitung kembali, seperti pada pemilu 2009 lalu. Metode ini dinilai lebih adil dan keterwakilan kandidat lebih jelas.

“Panja bersepakat memutuskan agar perhitungan suara habis di Dapil. Tetapi belum memutuskan sistem apa yang akan digunakan,” ujar anggota Panja dari fraksi Partai Golkar Nurul Arifin, di Kompleks Parlemen, Rabu (29/2).

Fraksi Partai Golkar berpandangan, harus ada metode perhitungan untuk menentukan posisi anggota agar equal. “Kami menginginkan metode divisor. Basis perhitungannya adalah habis di dapil,” tuturnya.

Untuk sistem penghitungan suara, Panja belum bisa mengambil keputusan karena masih terdapat perbedaan pandangan. Demokrat berpandangan bahwa perhitungan perolehan kursi habis di dapil dengan sistem kuota. Sedangkan PKS berpendapat seharusnya menggunakan varian divisor webster. Sedangkan fraksi PPP menginginkan konversi suara yang simple dan tidak menyulitkan.

“Yang penting memenuhi angka BPP, tetapi jika masih ada sisa kursi, sisa kursi itu dibagi habis saja berdasarkan jumlah kursi,” tutur Wakil Ketua Panja dari Fraksi PPP Arwani Thomafi.

Sedangkan untuk tema besaran daerah pemilihan, keterwakilan perempuan dan pemilu serentak tidak bisa diambil keputusan. Rapat Panja memutuskan untuk diteruskan ke Pansus.

Terpisah, anggota Panja dari Fraksi PKS Al Muzammil Yusuf mengatakan, keputusan poin-poin krusial dalam RUU ini sangat bergantung lobi informal antarpimpinan partai. “Pimpinan Pansus cukup mengatakan, empat isu ini deadlock, maka diadakan pertemuan informal dengan mengundang perwakilan setiap pimpinan partai atau fraksi. Delegasi itu harus diberi kewenangan untuk mengambil keputusan,” paparnya.

Jika hal ini tidak dilakukan, opsi terakhir yang menjadi pilihan adalah melakukan voting. [sumber : Media Indonesia]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s