Paula Sinjal

Tanribali Lamo/Sumber Foto Istimewa

JAKARTA– Mekanisme pembubaran organisasi massa (ormas) resmi akan dipersingkat dalam peraturan perundang-undangan yang nanti akan mengatur masalah tersebut. Rancangan Undang-Undang Ormas tengah dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat.

“Di UU yang baru nantinya akan lebih dipersingkat prosesnya,” kata Direktur Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Tanribali Lamo, di Jakarta, kemarin.

Jika disetujui, tutur Tanribali, mekanisme pembubaran diawali teguran pertama, kedua, pembekuan, hingga berakhir pembubaran. Nanti, tutur dia, ormas yang dibubarkan diberi kesempatan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). “Di dalam UU No 8/1985 tentang Ormas, mekanisme kasasi tidak ada,” katanyai.

Dia mengatakan, hingga saat ini jumlah ormas yang tercatat di Kemdagri sebanyak 65.577. Menurut dia, masih banyak ormas di tingkat kabupaten/kota yang belum mendaftarkan. Belum lagi ormas asing yang beroperasi di Indonesia. “Kalau ormas tidak terdaftar, tidak ada landasan hukum untuk dibubarkan,” ucapnya.

Teguran pada ormas, tutur dia, diberikan setelah pihaknya mendengarkan…

View original post 339 more words

By Paula Sinjal Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s