Penggabungan LKBN Antara, TVRI dan RRI

Paulasinjal.com – Pengabungan tiga Lembaga media Pers yang ada merupakan semangat dari dibahasnya RUU Konvergensi dalam dunia industri. Konvergensi sendiri merupakan tren perkembangan teknologi global yang sulit dihindari. Istilah konvergensi secara sederhana bisa dimengerti sebagai menyatunya cara berkomunikasi dan distribusi informasi. Dalam definisi yang lebih teknis, konvergensi merupakan teknologi yang saling bersatu secara umum antara teknologi telekomunikasi, konten, dan komputerisasi/komputasi. Lebih-lebih, diperkirakan pada kisaran tahun 2015, akan ada satu triliun perangkat dan terminal end user yang terhubung ke jaringan Internet. Ini adalah era yang menandai bergesernya era triple-play (gambar, suara, dan data) dan quad-play (triple-play dalam satu perangkat) menuju era tera-play (devices, networks, services & content dan customers).

Dalam kaitannya dengan semangat penggabungan tiga Lembaga yang kebetulan memiliki latar belakang sejarah yang hampir sama dalam mengawal sejarah perjalanan Republik Indonesia ini yakni LKBN Antara, LPP TVRI dan LPP RRI, merupakan upaya untuk lebih meningkatkan kualitas baik dalam segi manajerial maupun dalam segi konten. Seperti kita ketahui bersama LKBN Antara merupakan gudang informasi yang keberadaannya sangat dibutuhkan begitu juga LPP TVRI dan LPP RRI, namun perlu adanya sinergisitas bersama dalam rangka mewujudkan efektifitas dan kualitas kinerja dari ketiganya.

Saya sangat setuju ketika ada penggabungan diantara ketiganya tentunya masing-masing memiliki wilayah garapannya masing-masing, sebagaimana yang selama ini sdh berjalan. Akan tetapi dengan dimunculkannya RUU Konvergensi ini merupakan rencana yang dilakukan untuk mengefesiensikan dari sisi manajerial dan  perubahan ini tidak akan menghilangkan nilai sejarah dari ketiga lembaga penyiaran yang telah berjasa sejak kemerdekaan Indonesia.

Saya juga sependapat dengan apa yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pengawas LKBN ANTARA, Dr Henry Soebiakto yang dikatakan beberapa waktu yang lalu yakni, jika penggabungan ini terjadi RRI harus tetap bekerja sesuai dengan kerja yang selama ini telah dilakukan.
“RRI adalah media informasi, dalam perspektif pendidikan informasi adalah pendidikan. RRI memiliki peran itu, RRI sebagai lembaga publik harus bertanggung jawab kepada masyarakat dengan pemberitaan yang harus mendidik”.
Untuk itu penggabungan tiga media yang merupakan Lembaga milik publik ini semata-mata hanya untuk mengefektifkan sisi manajerial saja.(*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s