Indonesia Masih Berduka

Paulasinjal.com – Kekerasan demi kekerasan yang bernuansa SARA masih sering mengiringi sejarah peradaban masyarakat Indonesia, hal ini banyak faktor yang melatar belakangi disetiap peristiwa yang memilukan ini. darah mengalir dan nyawa melayang sudah menjadi tontonan yang geratis.

Indonesia yang dari dulu terkenal dengan bangsanya yang ramah dan tidak suka akan konflik horisontal seakan-akan sirna, karena saking banyaknya kasus-kasus kemanusiaan yang bernuansa SARA. Belum lama ini kita dikagetkan dengan peristiwa amuk masa yang terjadi di Cikuesik, Pandeglang Banten, yang menyebabkan sedikitnya 3 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Pembantaian penganut ajaran Ahmadiyah itu menunjukkan rendahnya toleransi antarkelompok sosial yang berbeda keyakinan dan makin hilangnya rasa perikemanusiaan sebagian bangsa kita. Yang menonjol, ego kepercayaan berbasis tafsir subyektif atas teks atau ajaran agama tanpa memberi ruang pada kelompok lain menafsirkan kebenarannya sendiri. Fenomena itu secara sosiologis menunjukkan ada kehendak menyeragamkan kebenaran yang diyakini.

Berselang dua hari kita dikejutkan dengan aksi anarkis yang melanda Temanggung, seakan-akan masyarakat sudah tidak lagi percaya dengan institusi negara, karena dengan menggerakkan masa yang diduga sudah dipersiapkan untuk membuat aksi instabilitas pasca vonis terhadap pelaku peniscayaan Agama.

Peristiwa yang terjadi ditemanggung ini bermula ketika ada oknum yang melakukan propaganda terhadap penistaan terhadap agama tertentu, tentunya kasus ini ada langkah hukum yang harus diterapkan, dan proses hukum terhadap kasus ini sudah berjalan dengan baik sesuai dengan hukum yang berlaku, namun sangat disayangkan ketika vonis dijatuhkan oleh Hakim Pengadilan Negeri Temanggung kepada terpidana, justru ini memicu terjadinya kerusuhan.

Melihat peristiwa yang terjadi di dua tempat yang terpisah ini tentunya kita sangatlah mengutuk tindakan-tindakan yang sangat anarkis dan termasuk tindakan kriminal ini, dan saya meminta kepada aparat yang berwenang harus secepatnya melakukan pengusutan dengan setuntas-tuntasnya agar dikemudian hari tidak terjadi lagi peristiwa semacam ini.

Dan kepada seluruh elemen masyarakat, mari kita rapatkan barisan untuk kembali intropeksi dan mengenali diri kita masing-masing dan jangan hanya melemparkan statemen yang justru memperkeruh suasana. Memang negara seharusnya memiliki peran yang sangat penting dalam kasus-kasus yang seperti ini, namun kita sebagai warga masyarakat juga harus ikut bertanggung jawab untuk ikut melakukan penyadaran-penyadaran terhadap diri kita dan lingkungan kita. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s