Hentikan kekerasan terhadap perempuan !

Jakarta – Kekerasan terhadap perempuan, seperti kita ketahui bersama masih saja marak terjadi, ini menandakan bahwa posisi perempuan masih belum ditempatkan sebagai posisi yang sejajar dengan kaum laki-laki, padahal sejarah telah membuktikan bahwa perempuan cukup besar memberikan andil bagi perkembangan zaman.

Di Indonesia sendiri berdasar data statistik penduduk jumlah perempuan sebanyak 50,3% dari total penduduk. Hal ini berarti di Indonesia jumlah perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Dengan jumlah perempuan yang demikian besar maka potensi perempuan perlu lebih diberdayakan sebagai subyek maupun obyek pembangunan bangsa. Peranan strategis perempuan dalam menyukseskan pembangunan bangsa dapat dilakukan melalui:

Peranan perempuan dalam keluarga
Perempuan merupakan benteng utama dalam keluarga. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dimulai dari peran perempuan dalam memberikan pendidikan kepada anaknya sebagai generasi penerus bangsa.

Peranan perempuan dalam Pendidikan
Jumlah perempuan yang demikian besar merupakan aset dan problematika di bidang ketenaga kerjaan. Dengan mengelola potensi perempuan melalai bidang pendidikan dan pelatihan maka tenaga kerja perempuan akan semakin menempati posisi yang lebih terhormat untuk mampu mengangkat derajat bangsa.

Peranan perempuan dalam bidang ekonomi
Pertumbuhan ekonomi akan memacu pertumbuhan industri dan peningkatan pemenuhan kebutuhan dan kualitas hidup. Di sektor ini perempuan dapat membantu peningkatan ekonomi keluarga melalaui berbagai jalur baik kewirausahaan maupun sebagai tenaga kerja yang terdidik.

Peranan perempuan dalam pelestarian lingkungan
Kerusakan lingkungan yang semakin parah karena proses industrialisasi maupun pembalakan liar perlu proses reboisasi dan perawatan lingkunga secara intensif. Dalam hal ini perempuan memiliki potensi yang besar untuk berperan serta dalam penataan dan pelestarian lingkungan. (Lembaga Informasi Negara, 2001)

Mengingat peranan perempuan yang begitu banyak, maka perlu adanya penyadaran bagi seluruh elemen masyarakat untuk selalu memiliki pola berfikir bahwa posisi perempuan adalah faktor penentu bagi kelangsungan hidup baik keluarga, masyarakat berbangsa dan bernegara.

Namun walaupun perempuan dalam posisi seperti ini kadangkala kita sering menemukan masih banyaknya kekerasan terhadap perempuan itu sendiri, banyak faktor yang melatar belakangi tindakan-tindakan vandalisme terhadap perempuan itu sendiri, misalkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sering disebabkan karena faktor ekonomi.

Besok tanggal 25 November adalah hari anti kekersan terhadap perempuan sedunia. Untuk itu berpijak dari semangat peringatan tersebut maka perlu proses penyadaran yang menyeluruh dan harus dimulai dari yang terkecil sampai yang sekala yang terbesar sekalipun.

Dalam berbagai tingkatan peran negara juga harus jelas dalam memberikan arahan dengan peraturan-peraturannya yang konsisten terhadap anti kekerasan dan diskriminatif. Untuk itu mari kita kampanyekan bersama bahwa kekerasan terhadap perempuan khususnya dan kepada siapapun adalah perbuatan yang melanggar aturan, baik aturan bernegara maupun aturan dalam kehidupan bermasyarakat (norma), sehingga kerukunan tanpa kekerasan akan terwujud. (*)

Kami Mengucapkan :

SELAMAT MEMPERINGATI
HARI ANTI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN

(Paula Sinjal, SH.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s