Indonesia Yang Berdaulat

Kedatangan orang nomor satu negeri adidaya Amerika Serikat ke Indonesia saat ini ditanggapi oleh warga masyarakat Indonesia dengan biasa saja. Hal ini karena kondisi masyarakat Indonesia yang masih dalam kondisi berkabung dengan munculnya serentetan bencana alam yang melanda negeri ini.

Dan kita berharap bahwa kunjungan Presiden Barck Obama harus memiliki implikasi yang positif bagi kepentingan yang sangat strategis khususnya kepentingan nasional kita, terutama kepentingan politik maupun ekonomi Indonesia dikawasan ASEAN bahkan dikawasan Asia. Namun kita juga harus mewaspdai dan memberikan catatan bahwa kedatangan Presiden Negara Adidaya ini bukan merupakan upaya amerika untuk melanggengkan dominasinya dan hegemoninya terhadap indonesia baik secara politik maupun ekonomi.

Isu penyelesaian persoalan yang terjadi di tanah Papua agaknya menjadi isu yang penting yang akan dibahas oleh Presiden Obama, namun persoalan tersebut adalah persoalan yang sebenarnya masih bisa diselesaikan oleh negeri ini dan pertanyaannya kenapa Presiden Obama sangat tertarik untuk membicarakan persoalan papua? Dan tidak hanya kali ini saja Amerika berkeinginan untuk ikut campur dalam menangani persoalan Papua, sebelumnya kongres Amerika pernah melontarkan kritikan yang sangat pedas terhadap penanganan papua.

Papua sejak tahu 1963 adalah sah masuk dalam wilayah NKRI, untuk segala persoalan yang muncul di papua adalah kewenangan Indonesia untuk mengatur dan meniadakan intervensi Asing terhadapnya, untuk itu saya sangat setuju seandainya kedatangan Barack Obama ke Indonesia tidak membahas dan mencampuri urusan papua. Biarkan kita selesaikan segala persoalan yang terjadi di tanah Papua oleh kita sendiri, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Ketua Komisi I beberapa waktu yang lalu. Bahwa “isu Papua merupakan isu domestik nasional Indonesia dan bukan isu internasional yang harus jadi bahan perhatian Obama. “Urusannya Komisi II, soal otonomi khusus dan sebagainya. Apa perlu Obama kita undang rapat dengar pendapat ke Komisi II bicara soal otonomi khusus?” (kompas.com; 07/10/2010).

Melihat salah satu misi yang akan dibahas oleh Presiden Barrack Obama tentang papua, tentunya kita harus mewaspadai dan ini yang harus kita tegaskan, bahwa Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat tentunya memiliki langkah-langkah yang strategis dalam rangka mengupayakan penanganan terhadap segala persoalan yang terjadi di papua.

Memang persoalan papua tidak akan selesai dengan hanya memberikan status sebagai Daerah Otonomi khusus, akan tetapi ini adalah bentuk keseriusan pemerintah indonesia dalam menangani persoalan yang muncul disana.(*)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s