Perlu Ketegasan dalam Menjaga Kedaulatan NKRI

JAKARTA – Sebagai bangsa yang berdaulat, Indonesia harus menunjukkan sikap yang tegas dalam kasus penahanan 3 aparat KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) yang melakukan penangkapan terhadap 7 Nelayan Malaysia yang terbukti melakukan pencurian ikan di wilayah perairan Indonesia. Selain diplomasi yang kuat harus diperlukan bukti dan sikap yang tegas sebagai bangsa yang berdaulat, agar bangsa ini tidak terus-menerus dibuat pusing oleh Malaysia.

Bentuk ketegasan itu diantaranya adalah pemerintah harus melakukan penelusuran yang tuntas seputar penangkapan atas 3 aparat KKP yang sedang bertugas tersebut, karena dalam penangkapan dan interogasi yang dilakukan oleh Polisi Malaysia terhadap 3 aparat KKP tersebut terindikasi adanya kekerasan dan penyiksaan, hal ini terbukti dengan adanya luka yang dialami oleh salah satu dari 3 aparat KKP tersebut.

Polisi Malaysia ternyata menganiaya pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Indonesia, sebagaimana diakui Asriadi, salah seorang dari tiga pegawai DKP yang “disandera” polisi Malaysia. Menurut Asriadi, kepalanya terluka akibat dipukul dengan senjata laras panjang oleh aparat negeri jiran tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Polisi Air Polda Kepulauan Riau (Kepri), AKBP Yasin Kosas, saat dihubungi wartawan melalui telepon, “Dia (Asriadi) sampaikan itu saat sampai di Batam. Waktu di KBRI, dia memang mengatakan baik-baik saja. Tapi waktu bertemu keluarganya, dia mengaku dianiaya polisi Malaysia,” kata Yasin.

Yasin menambahkan, Asriadi juga mengaku diperlakukan tidak manusiawi. Dalam sehari, dia dan kedua rekannya hanya diberikan jatah makan satu kali. Ini merupakan penghinaan terhadap NKRI, dan kasus semacam ini tidak hanya satu kali ini saja dilakukan oleh pihak malaysia.

Peristiwa ini menurut hemat saya telah menciderai arti kedaulatan NKRI, karena sudah jelas warga negara malaysia yang secara terang-terangan mencuri ikan di perairan yang notabene wilayah NKRI dan itu adalah pelanggaran kedaulatan, untuk itu seharusnya perlu adanya proses hukum yang tegas bagi pelangar walaupun sudah ada kesepakatan antara negara ASEAN yang mengatur tentang kasus para nelayan yang kedapatan melanggar batas wilayah negara. Namun sebagai Negara yang berdaulat, kita harus mewaspadai kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi lagi.

Indonesia secara geografis sangatlah luas sehingga untuk melakukan pengawasan terhadap perbatasan juga harus lebih ditingkatkan, karena menurut hemat saya, dari sanalah merupakan sumber dan arus penyelundupan tersebut, karena minimnya sarana dan prasarana pengawasan bisa jadi lemah dan memudahkan untuk aktifitas tersebut. Sudah saatnya prioritas tertuju pada perbatasan baik darat maupun laut, dalam penanganan wilayah perbatasan, kita garus tegas ketika ada yang mencoba melanggarnya, karena selama ini persoalan yang kita hadapi terus menerus seputar perbatasan yang terus menerus untuk dilanggar, apalagi dengan negara tetangga kita malaysia, sudah banyak kasus pelanggaran yang kita dapati, namun dalam penyelesaiannya kita terkesan kurang tegas, sehingga pelanggaran ini akan berulang-ulang terus.

Untuk itu perioritas pengamanan dan pengawasan pada wilayah perbatasan sudah harus menjadi perioritas bagi kebijakan pertahanan kita, kalau tidak pasti lambat laun wilayah kita akan jatuh pada pihak asing. Disamping itu kejahatan dan sumber penyelundupan melalui jalur perbatasan antar negara baik laut maupun darat.

Dalam hal peningkatan pengawasan di daerah perbatasan maka perlu segera dilakukan percepatan pembangunan khususnya dikawasan perbatasan darat. Agar sistem HANKAMRATA bisa berjalan sesuai dengan semangat dengan para pendiri republik ini untuk mengantisipasi pelanggaran-pelanggaran baik pelanggaran kedaulatan maupun kejahatan yang lainnya. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s