“Politik Gagasan” kunci sukses Partai Demokrat

demokrasi produktif adalah demokrasi yang dapat memberi solusi, insentif pada politisi yang berbuat bagi rakyat, dan demokrasi tersebut dapat membawa manfaat, terutama kesejahteraan bagi rakyat (Anas Urbaningrum)

Kongres II Partai Demokrat yang diadakan di Bandung telah usai, dan telah menghasilkan seorang kader terbaik Partai Demokrat untuk menduduki kursi Ketua Umum. Adalah Anas Urbaningrum, lelaki kelahiran Belitar yang memang sejak Mahasiswa memang memiliki talenta untuk memimpin sebuah organisasi, dimulai dengan menjadi Ketua Umum PB HMI pada periode 1997 – 1999, organisasi ektra kampus terbesar di Indonesia yang memiliki dinamika intelektual yang cukup baik.

Terpilihnya Anas Urbaningrum sebagai Ketua umum sebenarnya sudah diprediksi sejak awal, dengan munculnya berbagai hasil survey yang dilakukan oleh lembaga survey independen. Hal ini karena kedekatan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Bidang Politik DPP Partai Demokrat 2005 – 2010 dengan DPD dan DPC di seluruh Indonesia, momentum ini dimanfaatkan oleh Anas Urbaningrum untuk selalu rajin turun ke akar rumput melakukan konsolidasi politik dan ini dilakukan jauh-jauh hari sebelum kongres II ini dilakukan. Dan ini dilakukan oleh Anas dalam rangka melakukan penguatan organisasi. Disamping itu sosok anas yang memiliki kecerdasan dan kesantunan ini merupakan daya tarik tersendiri bagi para peserta kongres II ini. Dengan kecerdasannya muncullah gagasan-gagasan yang “jenius” untuk kejayaan Partai Demokrat.

Berpolitik dengan gagasan

Dalam pidato Budayanya, Anas mengatakan bahwa; berpolitik dengan gagasan adalah “berpolitik dengan tindakan.” Pilihan saya masuk ke dalam partai politik adalah untuk mewujudkan dan mendialogkan gagasan-gagasan saya. Dalam konteks berikhtiar dan berkontribusi bagi bangsa, saya melihat politik merupakan sarana pengabdian yang paling efektif dalam mewujudkan gagasan-gagasan saya. Semangat mewujudkan demokrasi modern dan produktif adalah refleksi dari keinginan mencetak kader-kader Demokrat yang cerdas, tangguh dan mampu menjawab tantangan ‘Dunia Baru’ yang akan dihadapi Indonesia di masa mendatang.

“Setiap kader harus punya visi dan kesadaran, bahwa ‘Dunia Baru’ yang akan dihadapi Indonesia membutuhkan kecerdasan. Di sisi lain, kesadaran dan kecerdasan itu akan membentuk mentalitas untuk saling mendukung dan tidak mencibir,” kata Anas Urbaningrum.

Dengan “Politik Gagasan” yang ditawarkan oleh Anas Urbaningrum inilah yang  akan menghantarkan partai Demokrat menjadi partai yang Modern, kuat dan disegani.

Memimpin dengan “Hati”.

Great ideas often receive violent opposition from mediocre minds” demikian dikatakan salah satu ilmuwan paling terkemuka abad 20, Albert Einstein. Kutipan tersebut merefleksikan bahwa perjuangan mewujudkan sebuah gagasan besar bukan pekerjaan yang mudah. Ia kerap terhalang oleh pemikiran-pemikiran sempit yang mencacinya. Perjuangan mewujudkan sebuah gagasan membutuhkan militansi intelektual, yang penuh kesabaran, ketekunan, dan kekayaan dialetika berpikir. Bukan sebuah payung cantik yang berusaha melindungi wajah berkosmetik tebal dari panas dan hujan.

Ikhtiar politik gagasan itu direalisasikan lewat sosok Anas Urbaningrum. Yang tidak berdiri di depan cermin kepalsuan. Yang memimpin dengan hati. Ini menjadi sebuah titik tolak untuk mewujudkan demokrasi yang modern dan produktif. Yang tidak hanya terpaku pada sebuah konsep namun tercermin hingga tataran praktis dan meritokrasi. Yang tidak hanya dikerjakan oleh kader-kader berpengalaman di Partai Demokrat. Namun juga oleh dinamika generasi baru Indonesia.

kemenangan politik gagasan itu terjadi, Kemenangan yang bisa dirasakan, dinikmati dan dirayakan oleh rakyat, Oleh mereka yang hendak bergerak dan bekerja bersama Partai Demokrat.

Bergerak dan bekerja yang dijaga oleh sebuah kesadaran membangun budaya demokrasi yang modern dan dipimpin oleh ketulusan hati. Seperti kata Anas Urbaningrum tahun 1998 silam, “Harga diri demokrasi terletak pada faedahnya bagi publik.”

Kesimpulan saya terhadap terpilihnya Ketua Umum Partai Demokrat yang baru, yaitu :

  1. Memimpin dengan hati akan menjadi modal untuk mewujudkan karakter Politik yang santun, jujur, berkeadilan.
  2. Memimpin dengan gagasan akan menjadi modal untuk mewujudkan Politik yang cerdas dan selalu berpihak pada Rakyat.
  3. Modernisasi Organisasi adalah langkah awal untuk mewujudkan Partai yang seimbang dan berkualitas.

–oo0oo–

One comment on ““Politik Gagasan” kunci sukses Partai Demokrat

  1. saya setuju dengan itu smua ,
    tapi mnurut pemikiran saya ,pemikiran bersaing adalah modal yg harus slalu d’terapkan untuk menciptakan kehormatan bangsa dan negara .
    negara kita tidak boleh kalah oleh negara lain ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s