DPR Minta Terorisme di NAD Diwaspadai

JAKARTA – Intelijen harus meningkatkan kewaspadaannya terkait aksi teroris di Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Hal ini, menurut anggota Komisi I DPR RI, Tjahjo Kumolo, karena terorisme di NAD adalah sebuah bentuk perubahan pola gerakan yang tidak lagi membawa-bawa nama Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Artinya katanya, aksi ini tidak akan dipersalahkan oleh dunia internasional.

“Harus ada tingkat koordinasi yang intensif antara intelijen Polri, BIN, BAIS TNI dan pengkat lainnya. Jangan sampai ada pernyataan intelijen kecolongan,” kata Tjahjo kepada JPNN, Senin (8/3). Selain itu, lanjutnya, masalah terorisme jangan dijadikan (sekadar) komoditi isu, tapi harus diselesaikan tuntas dengan segala bentuknya demi keutuhan NKRI.

“Kasus teroris di NAD ini harus dicermati dan disikapi lebih serius. Karena pada dasarnya keinginan untuk berpisah adalah tujuan akhir dari perjuangan. Idealisme kelompok sesungguhnya tidak akan pernah mati,” tuturnya.

Lain lagi dengan pendapat Paula Sinjal, SH. Menurut anggota Komisi I DPR RI, aksi teroris di NAD sebenarnya (berasal dari) kelompok lama, hanya saja aksinya dilakukan berbeda. Namun, dia menilai keberhasilan Polri membekuk para teroris, menandakan pemerintah masih bisa mengendalikan keamanan dan stabilitas negara.

“Stabilitas keamanan kita masih tetap terjaga. Tapi, kita harus tetap waspada terhadap ancaman teroris yang bisa datang kapan saja,” tandasnya. (esy/jpnn)

Berita terkait silahkan Klik

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s