Syennie calon Walikota Tomohon SHS Resmi Kendarai Demokrat

Jakarta, KOMENTAR
Teka-teki calon gubernur (cagub) dari Partai Demokrat (PD) untuk pemilukada di Sulawesi Utara, akhirnya terjawab menyusul dipublikasikannya SK nomor 20/RKMD/DPP.PD/I/2010 yang diteken Ketua Umum DPP PD Hadi Utomo dan Sekjen Dr Amir Syamsuddin SH MH. Isi SK tersebut merekomendasi Drs Sinyo Harry Sarundajang (SHS) sebagai cagub Sulut.

Menariknya, SK tersebut sudah sejak tanggal 29 Januari 2010 dikeluarkan, namun baru kali ini disampaikan ke wartawan, termasuk ke koran ini. Selain SK untuk cagub, turut juga disampaikan SK untuk calon Walikota Tomohon, di mana nama Syennie Watoelangkouw yang direkomendasi. SK untuk Syennie bernomor 15/RKMD/DPP.PD/II/2010 dan diteken Ketum dan Sekjen sejak 15 Februari 2010.

Koordinator Wilayah PD untuk Sulut, Paula Sinjal membenarkan penerbitan SK cagub Sulut dan calon Walikota Tomohon tersebut. “Betul SK tersebut sudah dikeluarkan DPP,” katanya kepada Komentar di Jakarta, kemarin (23/02). Menurutnya, SK tersebut segera diteruskan ke daerah. Sehingga nantinya semua kader Demokrat wajib hukumnya untuk mengamankan amanat SK tersebut. “Kader harus mengamankan SK tersebut,” imbuhnya.

Anggota Komisi I DPR RI ini menambahkan, untuk kabupaten/kota lainnya yakni Minut, Minsel, Bolsel dan Boltim, sedang diproses. Sedangkan menyangkut calon wakil gubernur, Paula mengatakan akan dibahas DPP nantinya, namun calon gubernurnya akan menentukan. “Yang tentukan nantinya calon gubernur,” tandasnya.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Prof Dr Achmad Mubarok membenarkan, bahwa calon wakil gubernur yang putuskan adalah si calon gubernur yang sudah direkomendasikan DPP. “Kan yang lebih mengetahui calon gubernurnya. Jadi dalam pembahasan nanti dengan DPP, kita memberi kesempatan calon gubernur yang lebih dominan untuk memutus calon wakilnya,” kuncinya.

Sementara sebuah sumber yang dekat dengan SHS mengatakan, untuk posisi calon papan dua, ada banyak kandidat yang diperhitungkan. Mereka ada yang dari parpol di luar Demokrat serta kalangan birokrat. Beberapa nama yang disebutkan, di antaranya Marlina Moha Siahaan (Golkar), Stefanus Vreeke Runtu (Golkar), Olly Dondokambey (PDIP), Djenri Keintjem (PDIP), serta sejumlah birokrat. “Pembahasan dengan DPP PD nantinya akan mengalkulasi juga soal kemungkinan koalisi dengan parpol lain,’’ ungkap sumber.(zal)

(Sumber : Harian Komentar)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s