PS: Manado Kawasan Bisnis Intim

Manado, Semakin bertambahnya kawasan bisnis di Kota Manado yang diikuti menjamurnya pertokoan, perlu ada penanganan khusus untuk mengantisipasi “booming” sentra penjualan barang yang bakal sejalan dengan persaingan dagang. Sebab konisi ini pada akhirnya dapat merugikan berbagai pihak.

“Selain itu harus ada jaminan hukum dari pihak pemerintah terhadap kawasan dan kegiatan usaha para pelaku bisnis, apa terlebih terkait makin tumbuh suburnya berbagai kegiatan usaha di sepanjang Jl Piere Tendean (Boulevard) Manado belakangan ini,” kata Paula Sinjal (PS) SH, Koordinator Pelayanan Kasih yang bergerak di bidang sosial ini, kemarin.

Lanjut perempuan enerjik ini, bukan tidak mungkin kalau kawasan bisnis tidak diikuti dengan berbagai faktor pendukung, seperti jaminan hukum terhadap para pelaku bisnis, maka mau diarahkan ke mana sasaran dari keberadaan kawasan ini. “Biasanya kalau tujuan substansial melenceng, pada akhirnya bisa menimbulkan persoalan baru terutama menyangkut masalah sosial,” jelasnya.

Artinya, menurut Sinjal, pemerintah harus memikirkan kelangsungan hidup dari kawasan bisnis ini dengan membuat kebijakan yang saling mendukung, seperti mengarahkannya menjadi salah satu kawasan bisnis terbesar atau terlengkap di kawasan Indonesia Timur atau semacam itu.

Selain itu, menurut perempu-an yang juga ikut menjadi calon legislatif untuk DPR-RI dengan daerah pemilihan Sulawesi Utara, yang perlu mendapatkan perhatian adalah tenaga kerja yang terlibat langsung dalam kegiatan bisnis di kawasan ini, terutama adanya prioritas bagi putra daerah.

“Saya mengamati generasi muda di Sulut sudah tidak seperti dulu lagi dimana untuk mencari pekerjaan harus pilih-pilih dan merasa rendah diri kalau bekerja bukan di perkantoran. Banyak pekerja di kawasan bisnis Boulevard Manado adalah putra-putri asli daerah,” tegas Paula Sinjal yang saat ini adalah Wakil Ketua DPD KNPI Sulut.

Melihat pembangunan di Sulut yang saat ini begitu pesat antara lain ingin mensukseskan kegiatan internasional seperti WOC 2009, merupakan suatu kesempatan yang tepat bagi pemerintah daerah untuk lebih menata kawasan bisnis di Kota Manado, agar kawasan ini tidak hanya menjadi satu pendukung kegiatan internasional itu tetapi terlibat langsung dengan menatanya menjadi salah satu tempat kun-jungan saat digelarnya acara WOC.(eky/*)
(Harian KOMENTAR Manado)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s