Buka puasa bersama Komentar Grup Sinjal Ingatkan Komitmen Kedaerahan

PAULA Sinjal SH, salah satu srikandi terbaik Sulawesi Utara mengaku tertantang untuk menggugah kembali komitmen kedaerahan yang belakangan ini menurut penilaiannya mulai luntur. Untuk mengembalikan semangat tersebut pada tempatnya, Paula Sinjal menilai ada berbagai medium yang bisa digunakan.

Beruntung sosok yang satu ini tergolong smart dalam menentukan pilihan terkait medium mana yang ideal bisa digunakan. “Beragam pendekatan bisa kita gunakan dalam upaya mengembalikan semangat komitmen kedaerahan. Dan seperti yang saya lakoni saat ini, yakni berkecimpung dalam kegiatan Pelayanan Kasih adalah salah satu indikator yang bisa kita jadikan sebagai output bagaimana seharusnya seseorang itu berbuat, melayani dan mengabdi kepada masyarakat Sulut,” jelas nya. Willy H Rawung, di sela-sela dialog usai berbuka puasa bersama Keluarga Besar Komentar Grup, Minggu (21/09) kemarin.

Pernyataan lugas dan tegas di atas sengaja dilontarkan seorang Paula Sinjal, dilandasi alasan atas kegelisahannya selama ini melihat prilaku sejumlah oknum yang asyik terus mengeruk sumber daya daerah ini, namun ujung-ujungnya keuntungan yang mereka raih hanya dinikmati di luar daerah. “Tragisnya lagi, praktek yang ‘melacurkan’ komitmen kedaerahan ini juga terjadi di arena perpolitikan belakangan ini,” katanya. Sebab itu, hal-hal semacam ini tentunya patut disikapi secara intelek dan bukan dengan cara frontal. Alasan ini kemudian memaksanya untuk menambah lagi jalur perjuangannya untuk melakukan sesuatu yang berarti bagi masyarakat Sulut. Apa itu? “Saya kini sedang melakoni dua misi yang ujungnya mengarah pada satu sasaran, yaitu berbuat sesuatu yang terbaik dan berharga bagi masyarakat Sulut. Jadi, selain aktif di Pelayanan Kasih, kini saya tercatat sebagai salah satu caleg DPR RI utusan Partai Demokrat,” jelas Wakil Ketua II Departemen Optimalisasi Potensi Perempuan DPP Partai Demokrat (PD).

Dijelaskan Paula Sinjal yang juga Korwil PD Sulut ini, makin terbuka lebarnya peluang perempuan terjun di dunia politik saat ini, ikut menjadi pertimbangan sehingga dirinya memilih jalur tersebut. “Partisipasi 30 persen kaum gender di arena politik praktis membuktikan bahwa wanita tidak lagi ditempatkan sebagai objek, namun kini selevel dengan kaum pria yang senantiasa menjadi subjek,” papar caleg DPR RI utusan Demokrat Sulut nomor urut dua ini.

Lanjut ditambahkan kader karatan yang terlibat langsung ikut melahirkan Partai Demokrat bersama Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, totalitas dirinya terjun menjadi caleg murni didorong untuk mengabdikan diri bagi masyarakat Sulut.(ricky)
(Harian KOMENTAR Manado)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s